Merpati putih
Spread the love

Goresan tangan Suci Ramadhani, santri kelas 7 SMP Plus Al Athiyah

Awal mula

Nina adalah anak yang sangat baik namun ia seorang yang miskin  , ia bekerja di rumah nya bu susi , kadang kadang nina di suruh mencuci apel , kadang mencuci piring , dan sebagainya .

000

Suatu hari nina pergi ke rumah bu susi , dan bu susi menyuruh nina mencuci pakaian nya yang berjumlah  50 pakaian , dan nina pun mencuci pakaian bu susi dengan bersih tanpa noda lagi , dan bu susi pun senang , bu susi memberi upah kepada nina sesuai yang nina inginkan , tapi nina tidak mau banyak – banyak , karna takut tidak enak dengan bu susi , akhirnya nina minta upah hanya  50.000 rupiah , tapi bu susi sedikit pun tidak keberatan malah takut kalau nina tidak cukup.

000

Suatu hari tiba-tiba nina tidak pergi ke rumah bu susi karena burahma sakit , bu rahma adalah ibu nya nina, dan nina pergi ke ke hutan untuk mencari ranting kayu yang disuruh ibunya , dan waktu nina pulang ada seseorang yang mengunjungi ibunya , rupanya bu susi datang untuk mengunjungi bu rahma yang sedang sakit , bususi datang bersama seorang anak nya bernama rafa , lalu rafa tiba tiba bilang “ ma jelek ya rumah ini , rafa gak pernah liat rumah sejelek ini “,”syutt…jangan bilang begitu rafa, gak baik..” kata bu susi menasehati rafa , “ udah ga papa rafa kan masih kecil  dia masih gak tau aoopa apa “ kata bu rahma yang masih terbaring diatas ranjang kecil yang beralas tikar bambu , “ ahh..rafa muak dan jijik melihat rumah jelek ini “ kata rafa yang sedang keluar dari rumah itu .

000

“mohon maaf ya bu rahma , saya tidak bermaksud  seperti itu “ kata bu susi meminta maaf kepada bu rahma , “ iya , ga papa sudah biasa itu , namanya juga anak anak “kata bu rahma yang masih berbaring di ranjang nya yang kecil yang beralas tikar terbuat dari daun kelapa ,“ yaudah saya pamit dulu ya bu rahma dan nina “ kata bu susi sambil memegang tangan nina dan menyerah kan uang “ eh..bu susi gausah gapapa nanti ibu keberatan “ kata nina “ gak papa anggap aja sedekah dari saya untuk kamu dan ibumu “ kata bu susi ikhlas “ makasih banyak  bu ya “ katanina berterima kasih “ iya, ibuk pamit dulu ya , saya pamit dulu ya bua rahma …assalamualaikum “ “ iya , waalaikum salam “ jawab nina dan bu rahma .

000

Sambil menunggu di luar rafa bergumam di dalam hatinya “ ih…jijik kalilah aku pergi kerumah nya , besok besok gak mau lagi aku pergi ke rumah nya kak nina , udah jorok ,lantainya tanah,berantakan lagi “ lalu tiba tiba datang bu susi , dan bu susi melihat rafa sedang bengong “ hei rafa ,jangan bengong yuk pulang” ajak bu susi “ gk bengong kok , rafa lagi mikirin sesuatu “,”mikirin apa ? “ tanya bu susi “adalah pokok nya , mama gak boleh tau “ kata rafa merahasiakan “ok..ok.. yaudah yuk kita pulang “ ajak bu susi untuk ke dua kali “ yaudah yuk “ sahut rafa , dan mereka pun pulang ke rumahnya .

000

Keesokan harinya , bu rahma mulai membaik keadaannya, tapi nina melarang ibunya untuk bekerja karna nina takut kalau keadaan ibu nya memburuk lagi, akhirnya nina kembali bekerja mencari ranting kayu di hutan untuk sementara , ketika nina ingin pergi ke hutan tiba tiba nina melihat ada rafa yang sedang lewat rafa melihat nina yang mau pergi kehutan “ haha…aku tau kalo kakak pasti mau pergi kehutan untuk cari kayu yang murahan itu …hahaha dasr orang miskin ,udah gak sekolah ,rumah jelek lagi hahaha…emanglah nasib orang miskin kasiann dan malang hahaha…” ejek rafa , lalu nina tidak memperdulikannya ialangsung melewati rafa dan  lalu pergi mencari kayu dengan semangat nina yang membara.

Awal kutemukan mu

Setelah sekian lama nina mencari kayu di hutan, tiba tiba nina menemukan burung merpati bewarna putih sangat cantik , ternyata ia sedang kesakitan karena kakinya ada yang patah dan nina pun langsung membawa nya ke rumahnya dan ia langsung membawa nya masuk dan memberi tahu ibunya dan ia mengobati burung itu dengan baik .

000

Hari demi hari bu rahma pun sudah sembuh dan burung itu pun mulai membaik , nina merawat burung yang di idam idam kan itu dan dia pun membuat kandang untuk burung itu dan dia kembali bekerja di rumah bu susi , kali ini nina di suruh mencuci telur yang berjumlah 100 buah , untung saja nina mencuci dengan baik dan tidak ada yang pecah , setelah itu bu susi menanyakan berapa upah yang nina inginkan namun nina tidak tau dan nina berfikir sejenak , dan ia mendapatkan jawabannya kalu ia menginginkan 2 buah jagung , lalu bu susi tanya “untuk apa jagung ?”,lalu nina jawab”saya perlu jagung karna di rumah saya ada merpati yang saya pelihara tapi saya tidak punya umpan nya..”jelas nina lalu bu susi bilang “oh..gapapa kalau kamu saya kasih upahnya untuk kamu dan kamu juga sekaligus saya kasih jagung untuk umpannya peliharaan kamu,kamu boleh kapan aja minta jagung sama saya,saya gak keberatan kok”jelas bu susi “oh maaf bu…tapi saya kurang enak sama ibu masa saya seenaknya saja kan butuh usaha “kata nina yang malu malu “ gak papa nina ,ibu ikhlas kok untuk kamu ,karna kamu sudah sangat banyak membantu saya “ucap bu susi dengan lembut, tiba tiba rafa datang di tengah pembicaraan bu susi dan nina dan berkata kasar “heh..ada acara apaan nih datang ke rumah aku najis deh” kata rafa yang sok sok an , tiba tiba bu susi terkejut mendengar perkataan rafa yang amat sombong “ raf kamu gak boleh kayak gitu…mama gak pernah ngajarin kata kata yang sangat sombong itu,sekarang kamu kembli ke kamar kamu” bentak bu susi ,dan rafa pun pergi ke kamarnya.

000

Keadaan membuat nina tegang “ kenapa nina ? tegang ya..maaf ya kalu perktaan rafa itu menyakitkan ,jangan di masukin ke hati,anggap aja itu tidak

ada..ibu minta maaf sebesar besarnya ya sama nina ..! “ kata bu susi dengan penuh permohonan maaf “ iya..ga papa nina gak masukin ke hati kok..’ kata nina “oh ya..saya pamit ya bu susi “ sambung nina “ oh iya iya “ kata bu susi “assalamu alaikum “ pamit nina “ waalaikum salam “ jawab bu susi dan nina berlalu pulang.

000

Malam tiba setelah sholat maghrib bu susi menasehati rafa agar rafa sadar “bahwa itu adalah teman ,tak pantas kita memilih milih teman,tak pantas kita mengejek teman apalagi itu teman yang baik …” nasehat bu susi dan rafa mulai tersadar. Keesokan hari nya rafa datang ke rumah nina “ assalamu alaikum..tok tok tok “ kata rafa sambil mengetok pintu rumah nya nina “ waalaikum salam… eh rafa kok..ada apa rafa “ tanya nina ‘ sebenarnya kedatangan rafa ke sini karna rafa mau minta maaf sama kak nina dan bu rahma ,karna selama ini rafa banyak kali salah sama bu rahma dan kak nina ,rafa minta maaf sebesar besarnya ya…” pinta rafa “ udah gapapa rafa ,kami pasti mafin rafa kok …dari sebelum rafa minta maaf kami sudah memaafkannya kok..iya kan nina ?” kata bu rahma “ iya kok …udah ga papa rafa “ kata nina “ oh ya..kakak puny peliharaan loh..” sambung nina ‘ oh ya,peliharaan apa yang kakak punya ?” tanya rafa  “ kakak punya peliharaan merpati putih , sekarang kakak mau kasih umpannya nih …yuk kita ke kandangnya “ ajak nin “ ayuk “ kata rafa dan mereka pun pergi ke kandang nya dan memberikan umpannya.

000

Keesokan harinya mereka kembali bermain merpati putih itu , kali ini mereka bermain merpati itu dengan mengeluarkan merpati itu ke depan rumah nina , saat itu ada kak bella yang sedang menyiram bunga ,lalu kak bella melihat rafa dan nina bermain merpati putih yang sangat mirip seperti merpati putih kesayangan kak bella yang sudah menghilang berhari hari , lalu kak bella memanggil rafa dan nina “ hai rafa…nina boleh kesini dulu sebentar kakak mau lihat merpati kali itu..” panggil kak bella “ oh iya kak bentar ya “ jawab nina dan nina bersama rafa pergi ke tempat kak bella sambil membawa merpati itu, sesampainya disana  “ kalian dari mana dapat merpati itu ? “tanya kak bella dengan lembut “ em..sebenarnya nina yang dapatkan merpati ini di hutan waktu nina beberapa hari lalu saat mencari kayu bakar , nina temukan dia

dalam keadaan kakinya sedang sakit “ jelas nina “ ohh…itu berarti adalah merpati kesayangan ku yang hilang beberapa hari lalu karna kandang nya lupa kukunci…tapi ga papa sebagai balas budi kamu saya berikan merpati itu untuk kamu aja “ tulus kak bella “ eh ga papa kak ….saya gak maksud seperti itu “ kata nina yang terkejut “ kakak kasih merpati itu sama kamu karna kamu sudah merawatnya “ kata kak bella jelas “ betul nih..kakak ikhlas gak ?” tukas rafa yang menyela “ iya kok …kakak ikhlas tapi syaratnya rawat ia hingga bertelur dan beranak kalau kamu gak sanggup ngerawat lagi kembalikan pada kakak ,kalau dia mati kuburkan di tempat yang kamu sukai “ jelas kak bella “ insya allah nina sanggup kok kak …tapi nina berterima kasih banyak kak ya karna kakak sudah memberikan peliharaan yang nina inginkan dari dulu sudah “ kata nina berterima kasih pada kak bella  “ iya nina …sama sama “ jawab kak bella “ kalau gitu nina dan rafa pamit dulu kak ya ‘ kata nina “ oh iya iya “ kata kak bella , dan nin pun kembali ke rumahnya .

000

1bulan…2bulan kemudian bertelurlah si merpati itu dan nina langsung sontak heboh , nina langsung memberi tahukan rafa dan kak bella,mereka langsung siap siap dan pergi ke rumah nya nina sesampainya di sana rafa langsung heboh “ wah imutnya telur telur ituu…” kata rafa yang sangat menyukainya “ iya “ kata kak bella “ nina …sekali lagi kakak bilang tolong rawat hingga ia menetas ya …kakak belum pernah melihat dia bertelur selama kakak pelihara ,tapi kalau nin lelah merawatnya berikan saja pada kakak“ kata kak bella “ oh iya kak ….terima kasih “ ucap nina “ iya sama sama “sahut kak bella ,dan merekapun senang melihat merpati putih itu.

Tamat…

“ terima kasih buat yang sudah membaca cerpen karya saya ,mohon maaf kalau ada kesalahan..mohon di maaf kan ya ..”

Salam dari saya…

Suci Ramadhani